compok literasi
Bersama kakak-kakak penggiat Compok Literasi

Maulana ya maulana
Ya sami’ duana
Maulana ya maulana
Ya sami’ duana

Suara merdu Nisya Sabyan, salah satu grup shalawat yang sedang hangat di perbincangkan, mengalun syahdu dari Mushalla Al Badriyah, yang terletak di desa Bangkes, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Madura. Anak-anak usia sekolah dasar, baik yang mengenakan gamis dan kerudung maupun yang bersarung dan berpeci, sumringah menuju mushalla Al Badriyah. Langkah riangnya teriring shalawat nabi Muhammad.

Di Senin pagi, pekan terakhir bulan Ramadhan (11/06/2018), tiga pemuda yang menginisiasi rumah baca “Compok Literasi”, mengadakan lomba yang bertajuk “Lomba Baca Cerita turunnya Al-Qur’an”. Acara ini diikuti oleh anak-anak desa Bangkes, yang terdiri dari beberapa unsur lembaga pendidikan dasar yang berbeda.

Menurut salah satu inisiator kegiatan, Jamilatus Sa’diyah, kegiatan ini dilaksanakan atas dasar ingin membangun silaturahmi antar generasi, “Kegiatan ini kami laksanakan dengan tim Compok Literasi untuk membangun silaturahmi antar generasi dan antar lembaga pendidikan dasar di desa ini,” ujarnya.

compok literasi
Dilatih berani dan percaya diri membacakan cerita di depan teman-teman dalam Lomba Baca Cerita turunnya Al-Qur’an yang digelar Compok Literasi

Tak sekadar membangun silaturrahmi, kegiatan ini juga melatih kegemaran anak-anak membaca cerita serta mendorong mereka untuk berani membaca cerita di depan umum. Hal ini tampak dari beberapa peserta yang sebelumnya terlihat malu-malu akhirnya berani tampil percaya diri, antusias, dan menikmati rangkaian kegiatan yang dilaksanakan.

Pengalaman membaca cerita di depan umum merupakan pengalaman pertama bagi para peserta lomba. Meski demikian mereka berharap di tahun-tahun selanjutnya kegiatan positif semacam ini dapat dilaksanakan lagi. Tentunya hal ini direspon positif oleh para penggerak Compok Literasi dengan harapan ke depannya mampu memberikan banyak manfaat melalui media baca.

Dengan pergerakan edukasi melalui membaca secara mandiri ini diharapkan para generasi Indonesia utamanya yang di desa mampu mengambil manfaat dari hasil bacaannya sehingga berdampak positif bagi dirinya dan lingkungan sekitarnya.

Gerak Literasi dari Desa

compok literasi

Arinal Haqil Ghifari, Jamilatus Sakdiyah, dan Risky Jaelani adalah tiga pemuda yang tergerak untuk melakukan perubahan di desanya melalui jalan literasi. Dengan tujuan membangun dan meningkatkan budaya literasi dari desa, para pemuda ini mendirikan sebuah perpustakaan yang terletak di desa agar bisa diakses seluruh masyarakat desa.

Perpustakaan ini kemudian diberi nama Compok Literasi. Compok dalam bahasa Madura memiliki arti rumah dan literasi adalah kegiatan yang berhubungan dengan membaca dalam artian tekstual maupun kontekstual.

“Kami menyebutnya “Gerak literasi dari desa” karena tujuan utama Compok Literasi ialah menggerakkan literasi dari desa sebagai salah satu pintu masuk atau perantara perkembangan ilmu pengetahuan di desa. Karena saya meyakini dengan Literasi, ini bisa menjadi pintu masuk bagi sebuah perubahan.” papar Arinal, inisiator sekaligus mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Jakarta.

Sejak didirikan pada 1 September 2017, Compok Literasi banyak menerima dukungan dari pemuda desa yaitu Sa’adudin dan Abdulwadud, dan juga didukung oleh lembaga yang bergerak di bidang pendidikan lainnya, seperti Literasi Berkaki, Madura Institute, dan Pustaka Bergerak Indonesia.

Lebih lanjut, Arinal dan tim Compok Literasi berharap, kegiatan literasi yang sifatnya tekstual maupun kontekstual ini, bisa menghantarkan anak-anak dan pemuda desa pada pengalaman serta pemahaman baru terhadap perkembangan dunia saat ini. Ke depannya, Compok Literasi dapat memberikan dampak dan perubahan positif di kalangan generasi masa depan desa. Serta dapat menjadi salah satu bagian yang mempelopori pergerakan perubahan lebih baik di desa.

Ingin berbagi buku dengan adaik-adik di Desa Bangkes atau Compok Literasi? Atau ingin tahu apa saja kegiatannya? Yuk, kunjungi akun Instagramnya COMPOK LITERASI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.