Langgar atau musholla

“Abejheng, ngajih, neng langgher”

Langgar/Musholla adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan beragama masyarakat Madura. Sebagai masyarakat yang memegang teguh nilai-nilai agama, langgar menjadi pusat di mana segala kegiatan keagamaan dilakukan. Baik beribadah bersama keluarga maupun kegiatan keagaman bersama masyarakat. Tak heran jika hampir semua rumah di Madura memiliki langgar sendiri.

Kekhasan ini juga dirasakan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang memang berdarah Madura. Baru-baru ini, Imam Nahrawi ingin Madura dikenalkan sebagai Pulau Sejuta Langgar. Hal ini disampaikan saat menghadiri Pengukuhan Lembaga Ta`mir Masjid (LTM) Nahdlatul Ulama dan Pengurus Remaja Masjid Kabupaten Sampang di Pendopo Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, pada Desember lalu.

“Di Madura ini saya melihat hampir setiap daerah selain ada Masjid dan Musala juga selalu ada Langgar. Jadi, sangat tepat kalau Madura ini juga ada sebutan atau julukan lain yakni, Pulau Sejuta Langgar,” ujar Menpora, seperti melansir Merdeka.com.

Menurutnya, kegiatan di Langgar adalah tradisi yang ada di Pulau Madura. Ta`mir masjid juga harus menjadi tempat untuk melakukan kegiatan positif dan tempat ibadah sosial.

“Peran ta`mir masjid sangat penting untuk menegakkan tradisi dan aqidah Islam. Jadikan masjid, musala atau langgar menjadi tempat dakwah kebaikan dalam segala hal,” sambung menteri asal Bangkalan, Madura.

Di tengah-tengah sambutannya, Menpora juga mengingatkan tantangan Madura juga kuat, ulama di setiap pondok pesantren tidak pernah lelah melakukan dakwah kebaikan kepada masyarakat. Namun, bahaya narkoba, kejahatan kriminal dan maraknya berita hoax sangat berbahaya di kalangan masyarakat.

Setuju gak dengan ide pak menteri?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.