Bali – Ahad (23/6), salah satu putra terbaik Madura ditetapkan meraih medali emas dalam ajang International Science and Invention Fair (ISIF) 2019 yang digelar di Bali Creative Industry Center sejak tanggal 21 hingga 25 Juni 2019.

Ia adalah Fery Martasonar, mahasiswa asal Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan yang kini tengah menempuh studi di Program Studi S1 Teknik Mesin Universitas Brawijaya (UB) dan merupakan mantan Ketua Umum Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Bangkalan. Fery mengikuti kompetisi ISIF 2019 kategori “chemistry”, dimana ia tergabung dalam tim yang terdiri dari tiga orang mahasiswa dan mewakili Universitas Brawijaya.

Fery dan rekan-rekannya mengusung inovasi berjudul “Alcansis: Activated Carbon from Algae as Green Alternative Catalyst Support for Hydrogen Production in Water Electrolysis”, yaitu suatu inovasi yang memanfaatkan alga untuk dapat memproduksi hidrogen dalam elektrolisis air.

“Alhamdulillah, ini sebagai pelajaran dan pengalaman, rasanya sangat bangga bisa dapat penghargaan disini,” ujar remaja yang kini menjabat sebagai Kabid. Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP) PW IPM Jawa Timur itu.

“Terima kasih pada semua pihak, atas semua dukungan dan bimbingannya, semoga ke depan akan lebih banyak inovasi yang bisa dihasilkan dan dikembangkan,” imbuhnya.

ISIF 2019 sendiri adalah kompetisi diikuti oleh ratusan peserta dan tim dari berbagai daerah, dan bahkan dari luar negeri juga yang juga turut berpartisipasi dan berkompetisi dalam ajang ISIF 2019 ini.