Betapa ayah dan bunda menanti kelahiran setiap gantungan hatinya. Ketika mendengar suara tangis yang tak terbendung, ayah dan bunda juga tiada terkira meneteskan air mata. Yang bunda perjuangkan selama sembilan bulan, akhirnya kini bisa dipeluk dan dicium keningnya. Betapa senyum bunda, Aaah, barangkali para malaikat…