Bermadura didirikan pada tanggal 11 Januari 2019 oleh salah seorang putri daerah. Bermula dari keprihatinannya terhadap lingkungan sekitar terutama anak muda yang kurang menguasai penggunaan bahasa daerahnya, yaitu bahasa Madura. Selanjutnya, Bermadura juga dilahirkan atas kegelisahan-kegelisahan pendiri sebagai orang Madura dan alumni mahasiswi jurusan bahasa, namun ia merasa belum memberikan kontribusi apa-apa bagi daerahnya.

Saat ini, Bermadura masih berupa benih yang baru saja tumbuh. Bermadura perlu mendapatkan banyak perbaikan  guna bisa berkembang dan bermanfaat bagi orang banyak. Setahun lebih Bermadura belajar merangkak dan puji syukur perlahan dapat dilirik oleh masyarakat terutama kalangan anak muda. Hal ini terbukti dari banyaknya pesan masuk di instagram Bermadura yang berisi pertanyaan, saran, ajakan kolaborasi, hingga permintaan untuk mengadakan kelas. Pihak Bermadura benar-benar mengapresiasi antusiasme teman-teman. Terima kasih, ya!

Sering kali mimin Bermadura juga mendapatkan pertanyaan, apa sih sebenarnya tujuan dibalik didirikannya Bermadura ini? Nah, Bermadura mempunyai visi sebagai berikut:

  1. Menjadi media belajar bahasa Madura secara modern.
  2. Mengedukasi penggunaan bahasa Madura yang benar.
  3. Meningkatkan antusiasme masyarakat khususnya anak muda untuk belajar mencintai bahasa daerahnya.

Untuk mencapai 3 visi itu, maka Bermadura sedang melakukan 3 misi, yaitu:

  1. Mengemas materi pembelajaran dengan menggunakan teknologi daring yang mudah diakses.
  2. Menyajikan materi dari sumber akurat dengan penulisan yang benar sesuai dengan pelafalan dan tingkatan dalam bahasa Madura.
  3. Menyediakan ruang kepada para pengikut akun Bermadura untuk aktif bertanya dan memberikan komentar mengenai materi yang diberikan.

Salah satu alasan mengapa memilih melahirkan Bermadura di instagram terlebih dahulu daripada platform lain adalah karena mayoritas anak muda memiliki akun instagram dan mampu menghabiskan minimal 30 – 60 menit setiap harinya untuk berselancar di media sosial tersebut. Jadi, ada kesempatan besar untuk menarik perhatian para milenial ini. Walaupun demikian, bukan berarti Bermadura tidak ingin mengepakkan sayapnya di media lain. Bermadura membuka dengan lebar kesempatan untuk berkolaborasi, misalnya seperti yang dilakukan oleh teman-teman dari Narantau.com. Terima kasih telah memberikan kami ruang untuk bertumbuh.

bermadura
Antuasiasme anak-anak ketika mendengarkan dongeng berbahasa madura yang dibawakan oleh Nurul Fadhilah Bermadura.

Perihal perjalanan, keberadaan Bermadura pun tidak selalu berjalan mulus. Berkali-kali pendiri ingin menyerah karena susahnya membagi waktu dengan akvitas lainnya. Ditambah lagi belum memiliki rekan untuk mengurusi akun ini. Jadi, semua masih diurus oleh satu orang, hehe. Selain itu, di awal-awal kemunculannya, Bermadura juga sempat menuai kecaman dari beberapa pihak dengan meragukan informasi yang diberikan. Oleh sebab itu, Bermadura selalu berusaha menuliskan sumber referensi dan berhati-hati dalam membagikan informasi.

Pada akhirnya, ketika rasa ingin menyerah itu muncul, maka yang bisa dilakukan adalah kembali mengingat betapa besarnya keinginan untuk mengandung dan melahirkan Bermadura dulu. Jadi, mari bersama-sama belajar dan saling bahu-membahu dalam melestarikan bahasa daerah sendiri!

Contributor
Comments to: Bertumbuh Bersama Bermadura

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Login

Selamat Datang Sahabat

Dapatkan kemudahan akses konten, dan fitur tambahan. Langsung saja daftar !
Gabung Narantau