Hidup itu selalu seimbang Martono.

Ada yang menanam ada yang mencabut.

Ada yang melestarikan nasib hutan,
ada yang mengexploitasi.

Ada yang membangun, ada yang mengancurkan.

Ada yang butuh uang, ada yang punya tanah.

Tanaman yang dilestari kini dibangun sudah untuk uang,
uangnya untuk beli tanah, tanahnya dibangun,
dan bangunannya membutuhkan tanah.

Maka yang paling kasihan adalah tumbuhan,
dan hutan-hutan.

Kita tak lagi seimbang no,
kau hanya butuh uang.

Kita tak lagi imbang.

Sedang alam,
selalu memiliki cara untuk mengembalikan keseimbangannya.

Kita tidak.

Contributor
Comments to: Tak Imbang

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Login

Selamat Datang Sahabat

Dapatkan kemudahan akses konten, dan fitur tambahan. Langsung saja daftar !
Gabung Narantau